Search This Blog

Jumat, 29 Mei 2015

AKU FIKIR AKU KUAT



Terkadang seseorang harus merelakan walau hatinya berkata lain
terkadang seseorang harus merasakan sakit untuk melihat seseorang bahagia
terkadang kita merasa panas ditengah dingnya suatu cuaca
terkadang kita juga akan merasakan hancur ditengah acara yang berbahagia

Sahabat setiaku dengarkanlah jeritan hati ini,
Telah lama aku tak merasakan jatuh cinta sampai yang seperti ini,
Aku berfikir aku tidak bisa lagi merasakan cinta,
Aku seakan pasrah dengan siapapun aku nantinya,

Namun kehadiranya merubah paradigma berfikirku
Aku tak pernah lagi mengerjakan sesuatu dengan penuh semangat seperti ini
Kukira aku mulai menumbuhkan benih-benih itu lagi,

Aku hanya berfikir aku perlu sedikit pengorbanan
Tapi aku kembali berfikir bahwa aku pernah patah hati
Aku tak ingin mengulangnya lagi

Aku mencoba sedikit membuka buku untuk mengetahui
Siapakah dia, bagaimana dia, dan pada akhirnya aku bertanya mengapa dia?
Mungkin ini yang disebutkan Raditya Dika bahwa untuk mencintai kita tidak membutuhkan alasan.
Memang benar dia datang dengan sendirinya,
Aku tak mengerti mengapa aku merasakan ini.

Aku hanya menikmati saat kebersamaan itu,
Kami berkeliling menempuh beberapa kilo perjalanan bersama
Hatiku berdebar kencang yang sebelumnya aku sudah tak pernah lagi merasakan ini
Aku pernah mengungkapkan rasa pada orang lain namun aku tidak pernah berdebar
Seperti saat ini.

Tuhan tolong aku,
Aku tak ingin lagi hanyut jika memang nantinya akan menyiksaku
Karna satu hari aku tak melihatnya aku terus berfikir
Apa yang terjadi? Aku seakan tak sanggup jika terjadi sesuatu padanya

Sampai pada suatu hari aku mengungkapkan apa yang ada dibenaku
Saat itu aku hanya berfikir aku tak perlu menjadi yang berarti baginya
Walaupun yang sebenarnya ada harapan besar dibalik itu,
Karena aku tak suka memaksa sesorang,
Karena aku lebih suka sesuatu yang tulus,
Karena saat itu aku tau aku akan menjadi orang ketiga,
Karena itu aku hanya ingin dia tau tentang perasaanku dan aku berusaha agar dia tidak berfikir untuk terbebani, dan berfikir untuk melaju.

Dia mengajukan jari kelingkngnya
Kami berjanji agar tidak ada perubahan sifat diantara kami,
Aku menyetujuinya, bahkan aku berkata akan terus memberikan perhatian,

Tapi,
Aku melanggarnya aku tak sanggup melihatnya lagi,
Aku berubah walau sebenarnya aku tak ingin,
Dia juga kut berubah,

Dan kini bertingkah menyiksaku dengan tidak memberikan kabar apapun
Aku coba stalking di beberapa sosmed yang terhubung
Justru itu menambah penderitaanku
Aku fikir aku kuat,
Tapi aku patah hati lagi,

Aku adalah lelaki yang selalu berfikir menggunakan perasaan
Aku selalu berfikir bagaimana agar seseorang tetap terjaga dan tidak tersakiti dengan perkataanku.
Tapi dia adalah wanita yang berfikir menggunakan logika, mempunyai tujuan yang sama
Namun teramat sakit untuk dipahami.

Tak ku sangka aku jatuh cinta dengan nya,
Dia adalah seorang gadis yang baru memulai beranjak dewasa
Dengan segalanya yang sangat serba sederhana,
Dia pekerja keras,
namun diatas semua itu bukan hanya aku yang mengagumiinya
aku memilih mundur karna kufikir aku hanya akan menyiksa batinku
jika aku harus mengejarnya

ya begitulah caraku,
aku bukan lemah dan cepat putus asa,
namun aku tau seberapa porsiku
karena dia terlalu istimewa
sungguh beruntung bisa mengenalinya
aku tak merasa menyesal mengenalinya

namun aku ingin lupa darinya
tapi aku tak bisa,
ya allah, aku sudah mencoba bersifat sebiasa mungkin
namun mata ini tidak bisa membohonginya.
Bantulah hamba ya allah,
Jika memang bukan dia jauhkanlah kami dengan caramu ya allah…

Postingan Populer

Gallery

Follow us on FaceBook

Followers