Oleh Muhammad Fendi Sugiharto
Rasanya ingin marah,
Rasanya aku tak terima,,
Tapi aku harus tetap bersabar,
Karena ini adalah ujian untuk kami,,
Ini tentang agamaku,
Tentang kepercayaanku, acuan hidupku, pedomanku juga seluruh muslim
Yang kutahu islam itu Cinta damai
Yang kutahu islam tak pernah sekalipun mengajarkan tentang kekerasan.
Bahkan aku percaya semua agama juga begitu.
Namun semua jadi sangat tragis,
Disaat saudara muslimku di Palestina, Afganistan dan Myanmar masih menangis,
Wilayahnya terkikis zionis,
Kebebasannya tercakar ranting liberalis,
Tercekik tirai² sosialis
Sangat ironis,
Justru kini islam terlukis bak teroris,
Hasil ulah manusia tanpa iman dan tak bertanggung jawab,
Yang mencari sensasi atau memprovokasi
Menunjuk² islam begitu hina
tanpa narasi dan deskripsi
Yang tentu sangat merusak Citra agama islam di seluruh dunia
Di dalam islam tak pernah aku di ajarkan tentang sesuatu yg kasar,
Tentang sesuatu yang tidak sopan, bahkan kita selalu di anjurkan untuk saling bertawasih, mengingatkan, memaafkan dan saling menolong
Karna islam itu Cinta damai
Bahkan saudaraku sampai meletakan sebuah tulisan tentang sebuah harapan pengakuan dari sesama manusia
Padahal dafi awal islam sudah di akui oleh allah
Ini semua karena kamu muslim mengharapkan perdamaian
Lalu,
Lagi² islam di kait² kan dengan teroris,
Yang sebenarnya aku tidak risih karna nama teroris melekat pada nama islam.
Aku hanya resah karena disaat muslim di fitnah habis²an para akhwat berjenggot tebal dan para ukhty yg menjaga kesuciannya di pandang begitu hina,
Artinya pada saat ini kita seudah semakin dekat dengan akhir zaman,
Tetap bersabar, tawakal, dan jangan mudah terpancing,
Disaat agama kita di lecehkan
Kita tidak bisa membalas mereka dengan melecehkan, ada cara lain selain itu, tujuan islam adalah perdamaian, bukan pertikaian.
Alquran dan hadist adalah pedoman kita, sudahkah kita membaca petunjuknya karna kita benar² ingin selamat bukan karena kepintaran duniawi semata???