Di tengah merbak nya covid19, mari merenungi kesalahan kita, bermuhasabah diri, memohon ampunan kepada allah atas segala kesalahan baik yang kita sadari maupun tidak, terkadang kita bercanda ria dengan mengucapkan apapun agar terlihat nyentrik, namun itu adalah hal yang serius di hadapan allah,, dan kita musti bethati² dalam berbicara.
Misalnya
Setiap menjelang pergantian tahun banyak yg bercanda mau mencari kalender yg banyak tanggal merahnya...
ALLAH_ kabulkan sekarang. Maka nikmat Tuhanmu yg manakah yg kamu dustakan?
Ketika Nadim ditunjuk jadi Menteri Pendidikan banyak yg bercanda “nanti belajarnya secara on line", “bayar SPP dan terima rapot gak usah repot ke sekolah, cukup pakai go send"
ALLAH_ nyatakan sekarang. Maka nikmat Tuhanmu yg manakah yg kamu dustakan?
Ketika Menteri Pendidikan melempar konsep; “merdeka belajar”, banyak yg bercanda “dosen nggak perlu ke kampus, mahasiswa bisa belajar dimana saja, kampus² bakal sepi“
ALLAH_ kabulkan sekarang. Maka nikmat Tuhanmu yg manakah yg kamu dustakan? “Gak usahlah bersusah kerja di luaran, cukup dari rumah saja”
ALLAH_ dengarkan ekspektasi kita. Maka nikmat Tuhanmu yg manakah yg kamu dustakan?
Kita berdebat bagaimana mengurai kemacetan
ALLAH_ berikan solusi sekarang. Maka nikmat Tuhanmu yg manakah yg kamu dustakan?
Kita ramaikan isu pemanasan global.
Bagaimana mendinginkan bumi
ALLAH berikan jawaban sekarang. Maka nikmat Tuhanmu yg manakah yg kamu dustakan? ALLAH Maha Mendengar, Maha Mengetahui, Maha Pengasih dan lagi Maha Penyayang
Segala puji bagi ALLAH SWT, Penggenggam kuasa seru sekalian alam.
.
Monggo diresapi. Saya serius, kamu jangan becanda 🙏🎎 #kmupdates
#Repost
#mfs
Tidak ada komentar:
Posting Komentar