Search This Blog

Jumat, 25 Maret 2016

KEGALAUAN KARIRKU

kelemahan terbesarku adalah tidak bisanya aku menghilangkan gengsiku,
satu hal yang terfikirkan dibenaku adalah aku merupakan seorang sarjana dan tentunya seorang sarjana lebih mentereng di bandingkan dengan anak-anak lainya yang hanya lulusan SMA atau sederajatnya, tapi itu hanya anggapan kebanyakan seorang mahasiswa sebelum wisuda, dan setelah wisuda mereka memegang teguh gengsi mereka untuk tidak terjun ke pekerjaan yang selevel dengan anak tamatan SMA,, dan aku tidak memungkiri itu terjadi padaku,,, aku tahu itu adalah kesalahan terbesar,, pengangguran adalah jawaban dari keegoisan seorang mahasiswa sepertiku,
namun aku punya pemikiran lain,, saat aku kuliah banyak waktu kuhabiskan untuk bekerja ketimbang mencari tugas atau nongkrong bareng teman-temanku,,,
itu lah mengapa banyak orang yang percaya bahwa aku akan sukses di usia muda

Masa Kuliah
        Di mulai aku menjadi penjaga ponsel Bursa Celluler selama 4 bulan di gg fajar jalan soekarno-hatta milik pengusaha keturunan china bernama indonesia "Alex", yang kemudian satu tahun berikutnya kuhabiskan fokus untuk kuliah dan kulanjutkan aku bekerja dengan kontrak sebulan di Purnama Style di masa jeda kuliah, selepas masa libur kuliah itu barulah aku memulai perjalanan karir terpanjangku sejauh ini dengan menjaga rental playstation di Edward Playstation selama kurang lebih hampir 1 tahun, selepas itu aku kembali menganggur karna usahanya di alihkan menjadi bisnis lainya oleh pemiliknya,,, 6 bulan aku menganggur dan aku hanya seorang mahasiswa pengangguran yang pemalas yang banyak menghabiskan waktu dikamar,, sampai pada akhirnya aku menemukan titik jenuhku aku menerjuni dunia pembangunan selam kurang lebih 2 bulan lamanya,, yah lumayan kulit hitam smakin gosong namun pengalaman berharga aku dapatkan, selepas itu semester 4 berakhir dan aku di haruskan meninggalkan seluruh kegiatanku untuk fokus ke PKL kebetulan saat itu aku PKL di KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara & Lelang) selama 3 bulan,, ku habis kan waktu 6 bulan lagi untuk menyelesaikan laporan PKL ku yang kemudian aku kembali bekerja s3lama 4 bulan yang lagi-lagi di ponsel di jalan kamboja,, sembari aku menyelsaikan Tugas Akhirku aku mencari ongkos untuk membayar uang kuliah ku,,, tak terasa 4 bulan berlalu dan aku merasa sudah cukup siap untuk membuka usaha sendiri,,
     Disinilah banyak orang memprediksi aku akan menjadi orang sukses karna tekad ku bahkan dosenku juga ikut beranggapan demikian, namun siapa sangka itu justru membuat mentalku jatuh,
aku belum siap untuk memulai usaha sendiri aku bangkrut, kemudian aku mencoba bergabung dengan PT inti selama 1 bulan sembari terus menjalankan usaha ku tersebut,, justru keduanya amburadul,, aku memilih meninggalkan semuanya, rasa frustasiku ku fokuskan ke 2 minggu terakhir sebelum pendaftaran sidang berakhir,, yah itu adalah 2 minggu yang mengangkan, karna jika saja aku gagal aku akan menunggu 6 bulan lagi untuk wisuda,,

Pra-wisuda dan Setelahnya
    pada akhirnya 17 Oktober 2014 aku lulus sidang, dan sembari menunggu waktu wisudaku tanggal 29 November 2014 aku menyudahi usaha ku yang baru berjalan 2 bulan setengah dan menyudahi kerja sama dengan PT Inti sebagai admin, aku mencoba mencari-cari lowongan dari perusahaan satu ke perusahaan lainya, kulihat iklan di koran spanduk dan facebook, puluhan surat lamaran sudah tersebar, panggilan untuk test juga interview tak juga ku dapati.kutatapi handphone terus menerus berharap aku mendapat sms atau telfon dari perusahaan, dan akhirnya aku mendapti sms yg berbunyi dengan semangat aku membuka sms itu yang ternyata adalah pesan dari telkomsel yang sangat mengecewakan.
      sempat diterima di PT. Matahari Departemen Storedan aku hanya menjalani selama lima hari karna bertepatan hari keenamnya aku  sudah berada pada jadwal Wisuda dan aku memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan di sana.
      tentunya kemeriahan Wisuda menambah motivasi lebih, aku mulai kembali optimis melamar-lamar perusahaan kembali dengan ijazah D3 ku dan bukan lagi dengan ijazah SMA ataupun SKL, namun hanya beberapa hari setelah wisuda pesemisme kembali menghantui, panggilan test beberapa kali sempat datang dan ada juga yang sampai tahap interview namu berujung kegagalan, aku kecewa dan patah semangat.
      aku kemudian memutuskan menenangkan diri dirumah, tawaran pekerjaan datang namun kebanyakan adalah tawaran yang sudah lama menjadi ancang-ancangku bakal tidak akan ku jajaki yaitu menjadi sales dan juga seorang giri, terlebih di smp yang ada di desaku yang menggenaskan,, memang malang hidup ini terlalu tegas mengajariku, aku justru jatuh di lubang yang kuhindari,, berawal aku bekerja di dunia pendidikan di SDN 019 Tanjung sawit dengan akreditasi A, namun entah setan apa yang membuatku berpindah ke sekolah yang paling kuhaindari, yaitu SDN 029 Sumber Makmur dan SMP LPM,,, waw disini sangat kacau,, dengan para pengajar yang sederhana yang rata2 tamatan SMA dan tak memiliki pengalaman mengajar, aku jatuh untuk menangani keduanya,, aku terjebak cukup lama sekitar 6 bulan aku disana sampai akhirnya aku memutuskan untuk berhenti, dan mengganggur selam 5 bulan tanpa suatu hal pun yang bisa kulakukan, kecuali makan tidur, nonto, dan maen game sembari menunggu panggilan datang,,,

lamaran tentunya sudah kusebar dan jauh lebih2 banyak dari sebelumnya,, dari beberapa interview yang kujalani aku belajar dan belajar dari kesalahan, dan panggilan interview meyakinkan datang dari sebuah CV yang kurang jelas namanya di ingatanku, aku mengikuti permintaanya untuk mengikuti training di Duri yang ternyata sial disana aku di jadikan sales door to door.. aku bertahan 2 hari sampai akhirnya aku kabur permisi kabur...
 sungguh pengalaman yang menjengkelkan, dan pada akhirnya aku berada di penghujung kekecewaan frustasi, aku pun kembali menerjuni di dunia pertukangan dan 2 minggu di ponsel tanpa di gaji.
sungguh menyakitkan aku hampir nekat menjadi TKI,, namun orang tuaku berhasil meredam frustasiku,, dan sampailah sebelum penutupan tahun aku mendapat 2 panggilan interview yang menaikan semangatku,,
yaitu sebagai wartawan di sebuah PT majalah apalah kurang ingat aku, dan PT sumber Alfaria Trijaya Tbk,,

Melihat gengsi lebih berat ke alfamart, aku memilih alfamart, dan penghujung tahun 2015 tak berakhir begitu pahit, dan tepat 4 januari 2016 aku memulai training di alfamart.

Pengalaman Baru
bersambung....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Gallery

Follow us on FaceBook

Followers