Ooh tuhan, wahai zat yang mengetahui segala isi hati,,,
dengarlah keluhku ini,
hamba sangat lemat dan tak dpat berbuat banyak, fikiran hamba kalut dan tak berkembang,
hari-hariku kulalui begitu saja umur ku kini sudah menginjak 23 tahun, sebuah ekspektasi dan pengharapan yang kubangun 17 tahun lamanya kini telah gugur sedikit demi sedikit, seiring bergantinya hari.
bukan aku tak ingin bersyukur dengan posisiku sekarang,
tetapi aku juga mempunyai sisa-sisa mimpi yang seharusnya masih bisa aku kejar.
ya allah dizaman hamba sekarang orang yang kaya semakin kaya, sedangkan orang yang miskin kelaparan, lapar prestasi lapar ilmu, lapar pekerjaan sehingga mereka semakin dekat dengan kematian ya allah.
Orang kaya bisa membeli pekerjaan untuk generasi penerusnya. dan generasi penerusnya hanya memikirkan bagaimana mereka akan bersenang-senang.
kasian mereka para pemuda yang berusaha dengan keringat mereka menantikan pekerjaan mereka, sungguh ini seperti pembunuhan perlahan karna kami yang berusaha kalah dengan mereka yang membeli.
ya allah manusia di zaman hamba terlalu mendewakan uang, sehingga hamba sendiri mau tak mau harus memiliki uang untuk dapat bertahan hidup.
bukan hamba tidak bersyukur atas apa yang hamba miliki ya allah,
saya merasa sangat kesulitan disini, waktu saya disini terbuang dan hasil saya bekerja pun tak sesuai dengan yang saya harapkan,
ya allah kabulkan lah impian hamba ya allah, hamba hanya ingin hidup dengan damai, dengan pekerjaan yang memang menjadi jodoh saya dan sesuai dengan saya,
ya allah sejujurnya ya allah sebelum hamba mendapatkanya hamba sangat takut melakukan sunnah rasulmu ya allah.
untuk itu ya allah, bantu hamba ya allah agar hamba tidak kalah dengan mereka para pembeli pekerjaan, dan bantulah hamba menemukan pekerjaan itu, hamba tau ini adalah ujianmu, tapi kepada siapa lagi hamba harus memohon, kepada siapa lagi hamba mengadu, dan kepada siapa lagi hamba meminta kalau bukan kepadamu ya allahu ya rabbi.
semoga tekanan ini adalah caramu untuk membuat hambamu bersifat tabah dan sabar.
dengarlah keluhku ini,
hamba sangat lemat dan tak dpat berbuat banyak, fikiran hamba kalut dan tak berkembang,
hari-hariku kulalui begitu saja umur ku kini sudah menginjak 23 tahun, sebuah ekspektasi dan pengharapan yang kubangun 17 tahun lamanya kini telah gugur sedikit demi sedikit, seiring bergantinya hari.
bukan aku tak ingin bersyukur dengan posisiku sekarang,
tetapi aku juga mempunyai sisa-sisa mimpi yang seharusnya masih bisa aku kejar.
ya allah dizaman hamba sekarang orang yang kaya semakin kaya, sedangkan orang yang miskin kelaparan, lapar prestasi lapar ilmu, lapar pekerjaan sehingga mereka semakin dekat dengan kematian ya allah.
Orang kaya bisa membeli pekerjaan untuk generasi penerusnya. dan generasi penerusnya hanya memikirkan bagaimana mereka akan bersenang-senang.
kasian mereka para pemuda yang berusaha dengan keringat mereka menantikan pekerjaan mereka, sungguh ini seperti pembunuhan perlahan karna kami yang berusaha kalah dengan mereka yang membeli.
ya allah manusia di zaman hamba terlalu mendewakan uang, sehingga hamba sendiri mau tak mau harus memiliki uang untuk dapat bertahan hidup.
bukan hamba tidak bersyukur atas apa yang hamba miliki ya allah,
saya merasa sangat kesulitan disini, waktu saya disini terbuang dan hasil saya bekerja pun tak sesuai dengan yang saya harapkan,
ya allah kabulkan lah impian hamba ya allah, hamba hanya ingin hidup dengan damai, dengan pekerjaan yang memang menjadi jodoh saya dan sesuai dengan saya,
ya allah sejujurnya ya allah sebelum hamba mendapatkanya hamba sangat takut melakukan sunnah rasulmu ya allah.
untuk itu ya allah, bantu hamba ya allah agar hamba tidak kalah dengan mereka para pembeli pekerjaan, dan bantulah hamba menemukan pekerjaan itu, hamba tau ini adalah ujianmu, tapi kepada siapa lagi hamba harus memohon, kepada siapa lagi hamba mengadu, dan kepada siapa lagi hamba meminta kalau bukan kepadamu ya allahu ya rabbi.
semoga tekanan ini adalah caramu untuk membuat hambamu bersifat tabah dan sabar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar